Sejarah Provinsi Riau dan Kejayaan Kesultanan Siak

Sejarah Provinsi Riau dan Kejayaan Kesultanan Siak

PEKANBARU, LELEMUKU.COM – Provinsi Riau resmi berdiri pada 9 Agustus 1957 berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 19 Tahun 1957. Sebelumnya, wilayah ini merupakan bagian dari Provinsi Sumatra Tengah bersama Jambi dan Sumatera Barat, kemudian dimekarkan menjadi tiga provinsi.

Sejarah Riau tidak lepas dari kejayaan Kesultanan Siak Sri Inderapura yang didirikan Raja Kecil dari Pagaruyung pada 1723. Siak menjadi kekuatan dominan di pesisir timur Sumatra dan pada 1761 Sultan Abdul Jalil Syah III mengikat perjanjian eksklusif dengan Belanda. Pengaruh Siak meluas hingga Langkat, Deli, dan Serdang.

Pada masa kolonial, Belanda mempersempit kedaulatan Siak dengan mendirikan Keresidenan Riau di Tanjung Pinang. Sultan Siak terpaksa menyerahkan Bengkalis kepada Belanda pada Juli 1873. Setelah kemerdekaan, Riau sempat terpengaruh PRRI sebelum akhirnya ibu kota dipindahkan dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru pada 20 Januari 1959.

Saat ini Riau dipimpin Pelaksana Tugas Gubernur Sofyan Franyata Hariyanto setelah Gubernur Abdul Wahid ditangkap atas dugaan korupsi pada 3 November 2025. Provinsi ini terus berupaya menjaga stabilitas pemerintahan dan pembangunan. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya